Berita Terbaru
Semangat Pantang Menyerah, Mustahik ZChicken Palembang Terus Bangkit di Tengah Tantangan
Palembang, 21 Agustus 2025 – Program pemberdayaan ekonomi ZChicken yang digagas BAZNAS terus membawa manfaat bagi para mustahik. Salah satunya dialami oleh Ibu Desti Novianti (39), penerima manfaat yang membuka outlet ZChicken di Jalan Mayor Salim Batubara, Sekip Jaya, Palembang.
Dalam kunjungan monitoring pendamping pada Kamis (21/8), Ibu Desti menyampaikan rasa syukur dan semangatnya dalam menjalankan usaha. Meski sempat mengalami penurunan penjualan akibat program makan gratis di sekolah-sekolah sekitar, beliau tetap konsisten membuka outlet setiap hari.
“Rasanya sempat ingin menyerah, tetapi alhamdulillah berkat usaha dan doa, insyaAllah rezeki tidak akan kemana. Optimis dan konsisten adalah kunci usaha ini,” ungkap Ibu Desti.
Outlet yang dikelola Ibu Desti kini mulai bangkit seiring dengan adanya lapangan olahraga Padel dan proyek pembangunan di sekitar lokasi yang membawa konsumen baru. Inovasi pun dilakukan dengan menghadirkan paket hemat berisi ayam, nasi, sayur asem, dan sambal geprek seharga Rp12.000, yang mendapat respon positif dari pembeli.
Program ZChicken BAZNAS hadir untuk mendorong kemandirian ekonomi mustahik, serta menjadi bukti nyata bahwa zakat membawa keberkahan bagi muzaki dan mustahik.
BERITA21/08/2025 | Petrawangsyah
BAZNAS PROV SUMSEL BERIKAN MASUKAN DALAM REVIU KURIKULUM FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS ISLAM UIN RADEN FATAH PALEMBANG
Palembang (20 Agustus 2025) – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang menggelar Rapat Review Kurikulum dengan menghadirkan berbagai mitra strategis, baik dari lembaga pemerintah, lembaga keuangan syariah, maupun organisasi pengelola zakat dan wakaf.
Mitra yang hadir dalam kegiatan ini antara lain, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Sumatera Selatan, Badan Wakaf Indonesia (BWI) Sumatera Selatan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional Sumatera Selatan, Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sumatera Selatan, Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS),Bank Sumsel Babel Syariah, YBM PLN UIW S2JB, BPR Palembang Serta BMT Mitra Khazanah. Hadir pula perwakilan dari dunia perbankan syariah, lembaga keuangan mikro, serta mitra akademik lainnya yang turut memberikan kontribusi pemikiran dalam penguatan kurikulum FEBI.
Dekan FEBI, Prof. Dr. Maya Panorama, M.Si., Ph.D., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kehadiran mitra strategis tersebut. Menurutnya, keterlibatan mitra eksternal sangat penting agar kurikulum yang dikembangkan tidak hanya memenuhi standar akademik, tetapi juga relevan dengan kebutuhan masyarakat, industri, dan dunia kerja.
“Kami berharap FEBI dapat go international, khususnya di kawasan Asia Tenggara. Untuk itu, masukan dari para mitra sangat berarti agar kurikulum kita mampu menjawab kebutuhan global sekaligus menjaga kekhasan keilmuan ekonomi dan bisnis Islam,” ujar Prof. Dr. Maya Panorama, M.Si., Ph.D.
Dalam pemaparannya, Ketua Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) UIN Raden Fatah Palembang, Dr. Mukti Ali, M.Pd.I., C.I.T., menegaskan pentingnya penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) yang sesuai dengan pedoman akademik serta berorientasi internasional.
“RPS yang baik tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga harus berfungsi sebagai instrumen akademik yang mencerminkan mutu pembelajaran berbasis global,” jelas Dr. Mukti Ali, M.Pd.I., C.I.T.
Salah satu masukan penting disampaikan oleh perwakilan BAZNAS Provinsi Sumatera Selatan, Bapak Hendra Praja, M.E., yang menekankan perlunya pemisahan materi manajemen zakat dan wakaf, penambahan konten digitalisasi zakat, infak, sedekah, dan wakaf (ZISWAF), serta penguatan keterampilan komunikasi publik. Ia juga menyoroti pentingnya memperluas kesempatan magang mahasiswa di lembaga zakat agar mahasiswa memperoleh pengalaman praktis dalam pengelolaan ZISWAF profesional.
Selain itu, mitra lain juga menyampaikan pandangan konstruktif. Melalui forum review kurikulum ini, FEBI UIN Raden Fatah Palembang berkomitmen melahirkan kurikulum yang sesuai standar nasional, berdaya saing internasional, berbasis digital, serta relevan dengan perkembangan industri dan masyarakat.
BERITA20/08/2025 | Humas Baznas
Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan Membuka Pendaftaran Calon Pimpinan Baznas Periode 2025-2030
Palembang, 25 Juli 2025, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan melalui Panitia Seleksi resmi membuka pendaftaran Calon Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Sumatera Selatan untuk masa jabatan periode 2025–2030. Proses pendaftaran ini berlangsung selama 40 hari kerja, terhitung sejak tanggal 25 Juli sampai dengan 19 September 2025.
Ketua Panitia Seleksi, Dr. Drs. H. Sunarto, M.Si, menyampaikan bahwa proses seleksi dilaksanakan secara terbuka, objektif, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Tujuan dari proses ini adalah untuk menjaring calon pimpinan yang memiliki integritas, kompetensi, serta pemahaman yang mendalam terkait tata kelola zakat, infak, dan sedekah secara profesional dan syar’i.
“Pembukaan pendaftaran ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dalam memperkuat kelembagaan BAZNAS agar semakin mampu mengelola zakat secara efektif, akuntabel, dan berdaya guna bagi kesejahteraan umat,” ujar Dr. Sunarto dalam konferensi pers yang digelar di Kantor Gubernur Sumatera Selatan.
Calon Pimpinan BAZNAS Provinsi Sumatera Selatan yang akan terpilih nantinya diharapkan mampu menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab dan menjadi garda terdepan dalam pengentasan kemiskinan serta pembangunan kesejahteraan sosial berbasis dana zakat di tingkat provinsi.
Adapun persyaratan calon yang ditetapkan Panitia Seleksi adalah sebagai berikut:
1. Warga Negara Indonesia;
2. Beragama Islam;
3. Bertakwa kepada Allah SWT;
4. Berakhlak mulia;
5. Berusia paling rendah 40 (empat puluh) tahun pada saat mendaftar;
6. Sehat jasmani dan rohani;
7. Tidak menjadi anggota partai politik;
8. Tidak terlibat dalam kegiatan politik praktis;
9. Memiliki kompetensi di bidang pengelolaan zakat;
10. Bersedia bekerja penuh waktu;
11. Tidak pernah dihukum karena melakukan tindak pidana kejahatan yang diancam dengan pidana penjara paling singkat lima tahun (Bisa dilengkapi apabila telah dinyatakan lulus 10 Besar )
12. Tidak merangkap jabatan sebagai pengurus dan/atau pegawai pengelola zakat lain;
13. Berasal dari unsur masyarakat yang meliputi ulama, tenaga profesional, dan tokoh masyarakat Islam;
14. Tidak sebagai Pegawai Negeri Sipil;
15. Belum pernah menjabat sebagai pimpinan BAZNAS Provinsi Sumatera Selatan selama dua periode;
16. Bukan berasal dari unsur panitia seleksi atau sekretariat panitia seleksi.
17. Makalah Bertema tentang Visi dan Misi Dalam Pengelolaan BAZNAS (Dapat diserahkan pada saat Ujian Wawancara)
Berkas pendaftaran dapat diserahkan langsung ke Sekretariat Panitia Seleksi di Kantor Gubernur Sumatera Selatan dan dikirim melalui alamat email [email protected]
Seluruh informasi teknis terkait format pendaftaran, kelengkapan berkas dan alur seleksi dapat diakses melalui situs resmi BAZNAS Provinsi Sumatera Selatan sumsel.baznas.go.id/
Pengumuman Seleksi : bit.ly/Pengumuman_CAPIM_BAZNAS_SUMSEL
Pengumuman Seleksi Terbaru :bit.ly/Pengumuman_CAPIM_BAZNAS_SUMSEL2025
Download Form Seleksi : bit.ly/Unduh_Form_Seleksi
BERITA25/07/2025 | Humas Baznas
ZChicken, Harapan Muhidah Seorang Single Mom
Palembang l 24 Juli 2025, Pendamping Program Z-Chicken Provinsi Sumatera Selatan Andre Alatip, SH melakukan kunjungan ke outlet mustahik Siti Muhidah (46) pada Kamis 24 Juli 2025 yang berlokasi di Jl. Sukawinatan, Palembang.
Muhidah, sapaan akrabnya, merupakan mustahik alih daya yang baru memulai jualan pada hari ini. Ia seorang single mom yang menghidupi tiga anaknya seorang diri. Sehari-hari, Muhidah bekerja sebagai tukang pijat tradisional, dan sebelumnya ia juga pernah berdagang kecil-kecilan. Kondisi ekonomi yang menurun mendorong Muhidah untuk mencoba peruntungan dengan berjualan ayam goreng ZChicken.
"Alhamdulillah, hari ini merupakan opening saya berjualan dan sudah laku 7 potong ayam. Rasanya senang sekali, walaupun masih ada beberapa alat penunjang yang belum ada seperti banner, tenda, dan meja. Namun, setidaknya langkah saya untuk berjualan sudah mulai terpenuhi," ungkap Muhidah dengan raut wajah bahagia.
Muhidah mengaku sangat bersyukur karena berkat dukungan BAZNAS, angan-angannya untuk berjualan makanan kini dapat terwujud. Semangat dan optimisme jelas terpancar dari wajahnya, menandakan awal perjalanan usaha yang penuh harapan.
Pendamping juga memberikan beberapa saran kepada Mustahik, seperti melakukan promosi, mengingat lokasi outlet yang strategis berada di depan sekolah dan bengkel.
Konsisten dalam berjualan dan menjaga kualitas ayam, terutama dari segi tampilan. Pendamping menemukan tepung ayam yang tampak gompel, yang berpotensi mengurangi minat konsumen.
BERITA24/07/2025 | Penulis : Petrawangsyah
BAZNAS SUMSEL Lakukan Pembinaan dan Tinjau Prestasi Siswa SCB
Palembang l 9 Juli 2025 - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Sumatera Selatan melakukan kegiatan pembinaan serta peninjauan prestasi siswa di Sekolah Cendekia BAZNAS (SCB) di Bogor pada Rabu, 09 Juli 2025.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan BAZNAS Sumsel dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan karakter siswa sebagai penerima manfaat program zakat.
Kunjungan ini dilakukan oleh Kepala Pelaksana BAZNAS Sumsel, Hendra Praja, ME didampingi Kabid Pendistribusian dan Pendayagunaan (PP), Ari Wibowo, SE serta Staff PP Muhammad Bagir. Dalam kegiatan tersebut, para siswa diberikan motivasi, arahan, serta evaluasi prestasi akademik dan non-akademik yang telah dicapai selama semester berjalan.
"Kami ingin memastikan bahwa program zakat yang disalurkan melalui sektor pendidikan ini benar-benar memberikan dampak dan manfaat jangka panjang. Oleh karena itu, pembinaan dan evaluasi rutin menjadi hal yang penting," ujar Hendra.
Selain memberikan motivasi, tim BAZNAS Sumsel juga meninjau langsung fasilitas pembelajaran, berdialog dengan para guru, serta menyerap aspirasi dari para siswa. Berbagai prestasi yang diraih siswa SCB, baik di tingkat lokal maupun nasional, turut menjadi perhatian dan apresiasi dalam kunjungan ini.
Pihak sekolah SCB mengungkapkan rasa syukur atas perhatian yang terus diberikan oleh BAZNAS Sumsel, karena dengan adanya Pembinaan ini menjadi penyemangat bagi SCB untuk terus meningkatkan mutu pendidikan dan membentuk karakter siswa agar menjadi generasi yang cerdas, mandiri, dan berakhlak mulia.
BAZNAS Sumsel menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi SCB sebagai salah satu program unggulan di bidang pendidikan. Kedepan, BAZNAS berharap semakin banyak siswa yang dapat berprestasi dan menjadi inspirasi bagi anak-anak dari keluarga mustahik lainnya.
BERITA09/07/2025 | Penulis : Petrawangsyah
BAZNAS Sumsel Kembali Utus Tunas Muzaki di SCB
Bogor l 9 Juli 2025 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Sumatera Selatan kembali mengirimkan perwakilan Tunas Muzaki untuk berpartisipasi dalam ajang tahunan Sekolah Cendekia BAZNAS (SCB) di Bogor pada Rabu, 09 Juli 2025.
Kegiatan ini menjadi salah satu upaya strategis BAZNAS dalam membina generasi muda penerima manfaat zakat agar menjadi pribadi yang berdaya, berakhlak, dan berkontribusi bagi bangsa.
Pengiriman Tunas Muzaki ke SCB tahun ini merupakan kelanjutan dari program pembinaan dan pengembangan yang telah dijalankan oleh BAZNAS Sumsel selama beberapa tahun terakhir. Para peserta yang dikirim merupakan anak-anak pilihan dari keluarga mustahik yang telah melewati proses seleksi ketat, baik dari sisi akademik, kepribadian, maupun semangat dalam menempuh pendidikan.
Ketua BAZNAS Sumsel, Ahmad Marjundi, SP., M.Si, menyampaikan bahwa partisipasi ini bukan hanya bentuk dukungan terhadap program pendidikan nasional, tetapi juga sebagai komitmen nyata BAZNAS dalam mencetak generasi unggul.
"Tunas Muzaki adalah cerminan masa depan yang kita harapkan, generasi penerus yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tapi juga memiliki kepedulian sosial dan spiritual yang kuat," ujar Marjundi.
Sekolah Cendekia BAZNAS sendiri merupakan sekolah berasrama yang didirikan oleh BAZNAS RI untuk memberikan pendidikan berkualitas tinggi kepada anak-anak dari keluarga kurang mampu. Para siswa tidak hanya dibekali pendidikan akademik, tetapi juga pelatihan karakter, kepemimpinan, dan kewirausahaan.
Selain itu, Marjundi juga menambahkan bahwa dana zakat, infaq, dan sedekah yang disalurkan para muzaki melalui BAZNAS Provinsi Sumatera Selatan dapat membantu anak anak yang kurang mampu untuk melanjutkan pendidikannya.
"kini adik-adik kita yang sebelumnya memiliki keterbatasan dalam mengakses ilmu, kini memiliki kesempatan yang sama. Saya mengucapkan terima kasih para muzaki yang telah membantu mereka mewujudkan cita-citanya. Semoga apa yang telah diberikan menjadi berguna bagi sesama." Tutup Marjundi.
BERITA09/07/2025 | Penulis : Petrawangsyah
BAZNAS Bantu Petani Mustahik Tingkatkan Hasil Panen secara Alami
Upaya Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dalam memberdayakan mustahik terus membuahkan hasil positif. Salah satunya terlihat dari keberhasilan Pak Muhran, seorang petani binaan BAZNAS di Desa Anjir Pasar Kota II, Kecamatan Anjir Pasar, Kabupaten Barito Kuala, Provinsi Kalimantan Selatan.
Dengan menggunakan pupuk hayati cair yang disalurkan melalui program pemberdayaan ekonomi, ia berhasil meningkatkan hasil panennya secara alami dan berkelanjutan.
Pak Muhran mengelola lahan seluas dua hektare dan rutin menyemprotkan pupuk hayati cair dengan dosis yang tepat, yaitu 200 ml untuk setiap tangki berkapasitas 16 liter.
Penyemprotan dilakukan langsung ke daun saat embun pagi mulai mengering. Metode ini terbukti mampu meningkatkan kesuburan tanaman, mengurangi serangan hama, serta menjaga lingkungan karena tidak menggunakan bahan kimia berbahaya.
Program ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS Provinsi Kalimantan Selatan dalam mendampingi mustahik menuju kemandirian. Bantuan tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi juga menyentuh aspek produksi yang berdampak langsung pada peningkatan ekonomi keluarga petani. Dengan hasil panen yang lebih baik, mustahik seperti Pak Muhran semakin percaya diri untuk bangkit dan menyejahterakan keluarganya.
Melalui kisah ini, BAZNAS kembali menunjukkan peran strategisnya sebagai lembaga amil zakat yang tidak hanya menyalurkan dana umat, tetapi juga mengelolanya secara produktif. Umat Islam di Kalimantan Selatan dan seluruh Indonesia diharapkan semakin yakin untuk menunaikan zakat melalui BAZNAS agar manfaatnya terus dirasakan oleh saudara-saudara kita yang membutuhkan.
BERITA27/05/2025 | Kontributor: Raeihan Ramadhan Editor: YMK
Bantuan ZChicken BAZNAS, Hasliah Wujudkan Mimpi Buka Usaha Kuliner di Maros
Semangat tak kenal lelah ditunjukkan Hasliah Elastuti, seorang pelaku usaha kuliner asal Kelurahan Borong, Kecamatan Tanralili, Kabupaten Maros. Bermula dari dapur kecil di rumahnya, kini Hasliah sukses mengembangkan usaha kuliner yang ramai dikunjungi pelanggan berkat dukungan dari program *ZChicken BAZNAS*.
Melalui ketekunan dan kegigihan, Hasliah berhasil membuktikan bahwa usaha kecil sekalipun bisa berkembang pesat bila diiringi dengan kerja keras dan dukungan yang tepat. *BAZNAS*, melalui program-program pemberdayaan ekonomi seperti ZChicken, terus berkomitmen membantu masyarakat prasejahtera agar mampu mandiri secara ekonomi.
Program ZChicken sendiri merupakan salah satu inisiatif *BAZNAS* yang fokus memberikan peluang usaha di bidang kuliner bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan modal, namun memiliki kemauan kuat untuk berwirausaha. Selain dukungan modal, mitra ZChicken juga mendapatkan pendampingan bisnis agar usahanya dapat terus berkembang.
BERITA16/05/2025 | Kontributor: Marir Muhammad Wildan Editor: MAS
BAZNAS Olah Limbah Jagung Jadi Pakan Domba Jelang Idul Adha
Menjelang musim kurban, BAZNAS melalui tim peternak di Balai Ternak Bogor menginisiasi inovasi pengolahan limbah pertanian menjadi pakan ternak alternatif. Batang jagung yang biasanya terbuang, kini diolah menjadi silase bergizi sebagai pakan untuk 150 ekor domba.
Inovasi ini menjadi solusi cerdas dan efisien dalam memenuhi kebutuhan pakan, terutama di tengah meningkatnya permintaan hewan kurban. Selain menekan biaya operasional, langkah ini juga mengurangi limbah organik pertanian yang tidak termanfaatkan.
Program ini sejalan dengan komitmen BAZNAS dalam mendorong peternakan berkelanjutan yang ramah lingkungan. Dengan memaksimalkan sumber daya lokal, BAZNAS menunjukkan bahwa pengelolaan limbah yang tepat dapat mendukung ketahanan pangan dan kesejahteraan peternak.
BERITA09/05/2025 | Kontributor: Azra Salsabila Editor: YMK
Petani Binaan BAZNAS Teluknaga Kembangkan Budidaya Melon Inovatif
Kelompok Lumbung Pangan Alhasaniyah Benzar di Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang, tengah mengembangkan budidaya 300 bibit melon Golden AlisaF1. Program ini merupakan bagian dari upaya pemberdayaan ekonomi mustahik yang diinisiasi oleh BAZNAS melalui pendekatan pertanian berkelanjutan dan ramah lingkungan.
Para petani memanfaatkan media tanam dari galon bekas yang dimodifikasi secara mandiri sebagai pot tanam alternatif. Selain menekan biaya produksi, penggunaan galon ini juga menjadi solusi pengelolaan limbah plastik yang efektif. Tidak hanya itu, pupuk organik hasil fermentasi dari bahan-bahan alami juga digunakan untuk menjaga kesuburan tanah dan kualitas buah melon yang akan dipanen.
Inovasi ini mencerminkan semangat para mustahik binaan BAZNAS untuk terus beradaptasi dengan tantangan zaman, sekaligus menjaga kelestarian lingkungan. Mereka tidak hanya menanam buah, tetapi juga memperkuat nilai gotong royong dan kemandirian ekonomi dalam komunitas pertanian lokal.
Kegiatan ini juga memperlihatkan bahwa pendekatan pertanian yang berkelanjutan dapat diakses dan diterapkan oleh petani kecil sekalipun. Dengan pendampingan berkelanjutan, BAZNAS berharap para petani di Teluknaga dapat menghasilkan panen melon berkualitas tinggi yang mampu bersaing di pasar, sekaligus menjadi contoh praktik pertanian inovatif yang berdampak luas.
BERITA08/05/2025 | Kontributor: Pudji Mardiriani Editor: YMK
BAZNAS Dukung Keberhasilan Peternak Tegal Lewat Pembiakan
Kabar gembira datang dari kandang Pak Rodin, peternak binaan BAZNAS di Desa Suniasrih, Kecamatan Bojong, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah. Setelah lima bulan menanti, dua indukan domba miliknya melahirkan empat anak domba dalam kondisi sehat dan aktif.
Kelahiran ini menjadi momen yang dinantikan tidak hanya oleh Pak Rodin, tetapi juga oleh Balai Ternak Berkah Slamet yang selama ini mendampingi proses pembiakan. Suara lengkingan anak domba di pagi hari menjadi simbol harapan baru bagi keberlanjutan peternakan di desa tersebut.
Dengan tambahan populasi ini, kandang Pak Rodin semakin lengkap dan berpotensi memperkuat ekonomi keluarga serta masyarakat sekitar. Harapan pun tumbuh agar peternakan lokal semakin produktif dan mandiri.
BERITA07/05/2025 | Kontributor: Ilham Aidil Fitrah Editor: YMK
Opini WTP Jadi Kado Ramadhan BAZNAS Sumsel
Palembang I 28 Maret 2025 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Sumatera Selatan (Sumsel) menerima Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas laporan keuangan tahun 2024 yang disampaikan Langsung Oleh Wandestarido, S.E, M.Si., Ak., CA., BKP., CPA selaku pimpinan Kantor Akuntan Publik (KAP) Sodikin Budhananda Wandestarido (SBW) pada Jumat, 28 Maret 2025.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Pelaksana BAZNAS Sumsel, Hendra Praja, ME. Menurutnya pencapaian ini menjadi hadiah istimewa di bulan Ramadhan bagi BAZNAS Sumsel.
"Alhamdulillah ini merupakan kado ramadhan BAZNAS Sumsel yang sangat istimewa" ujar Hendra.
Hendra juga menyampaikan bahwa selama bulan Ramadhan ini BAZNAS Sumsel juga terus menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan.
"Menjelang akhir Ramadhan, BAZNAS Sumsel terus menyalurkan bantuan , termasuk program Paket Ramadhan Bahagia, Santunan Panti asuhan yang diserahkan setiap malamnya, bantuan berbagi Bukoan, program Umar bin Khattab dan lain sebagainya. Dengan predikat WTP ini, diharapkan kepercayaan masyarakat terhadap BAZNAS Sumsel semakin meningkat, sehingga lebih banyak mustahik yang dapat terbantu." pungkas Hendra.
Ketua BAZNAS Sumsel, Ahmad Marjundi, SP., M.Si, menyampaikan bahwa opini WTP dari auditor independen ini merupakan bukti transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana umat.
“Kami bersyukur atas capaian ini. Opini WTP menunjukkan bahwa pengelolaan zakat di Sumsel dilakukan secara profesional dan sesuai standar akuntansi,” ujarnya.
Selain itu, Merjundi juga menyampaikan bahwa ini kali ke 7 BAZNAS Sumsel mendapatkan WTP atas Laporan Keuangan.
"ini merupakan kali ke 7 BAZNAS Sumsel menerima Opini Wajar Tanpa Pengecualian secara berturut-turut, pencapaian ini tidak lepas dari kerja keras seluruh tim BAZNAS Sumsel dan dukungan masyarakat yang mempercayakan zakat mereka. Hal ini juga menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan pelayanan dan memastikan setiap rupiah yang disalurkan benar-benar bermanfaat bagi yang membutuhkan,” tambahnya.
Sebagai lembaga yang mengelola dana umat, BAZNAS Sumsel berkomitmen untuk terus meningkatkan profesionalisme dalam mengelola zakat dan menyalurkannya kepada yang berhak. Pencapaian opini WTP ini diharapkan menjadi pemacu semangat untuk terus memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.
BERITA28/03/2025 | Penulis : Petrawa
Tingkatkan Kualitas Hewan Kurban, BAZNAS Berikan Bantuan Domba ke Peternak BTU Ciamis
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ciamis memberikan bantuan pendampingan program yang diberikan langsung kepada ketua dan anggota kelompok Kokok Barokah yaitu peternak di Ciamis, Jawa Barat yaitu sebanyak lima ekor domba.
Bantuan yang diberikan BAZNAS Kabupaten Ciamis ini bagian dari program pengadaan hewan ternak dalam rangka persiapan kurban. Bantuan ini diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai modal usaha untuk mendukung perkembangan Program Balai Ternak Unggas (BTU) Ciamis, khususnya bagi Kelompok Kokok Barokah.
Selain itu, program ini juga menjadi bentuk sinergi antara kelompok peternak dan BAZNAS Kabupaten Ciamis dalam berkolaborasi dan berkontribusi dalam menyiapkan hewan terbaik untuk masyarakat.
Ketua Kelompok Kokok Barokah menyampaikan rasa syukur serta terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Ciamis atas bantuan yang diberikan.
"Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas bantuan domba ini. Semoga ternak ini membawa keberkahan bagi kelompok kami, dan BAZNAS semakin maju serta terus memberikan manfaat bagi masyarakat," ujarnya.
Dengan adanya bantuan ini, diharapkan kelompok peternak dapat semakin berkembang dan berkontribusi dalam penyediaan hewan kurban yang berkualitas bagi masyarakat.
BERITA08/03/2025 | Kontributor: Lulu Fatimah Azzahra Editor: ayu
Berkat BAZNAS, Peternak Muntilan Panen Rumput Gama Melimpah
Pak Taofik, anggota Balai Ternak BAZNAS di Desa Tanjung, Kecamatan Muntilan, Kabupaten Magelang, baru saja melakukan pemanenan 500 kg rumput Gama Umami yang akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi 72 indukan dan 2 pejantan ternak. Panen ini merupakan bagian dari upaya untuk memberikan pakan yang bergizi dan seimbang, yang tidak hanya penting untuk kesehatan ternak, tetapi juga untuk mencegah stunting pada hewan ternak dan meningkatkan produksi susu.
“Rumput Gama Umami ini sangat kaya akan kandungan nutrisi yang dibutuhkan oleh ternak, terutama untuk mendukung produktivitas susu dan menjaga kesehatan tubuh mereka,” kata Pak Taofik. Ia menambahkan bahwa pemenuhan kebutuhan nutrisi yang baik dapat mendukung keberlanjutan usaha peternakan dan meningkatkan kualitas hasil produksi.
BAZNAS berperan penting dalam mendukung program ini, dengan memberikan fasilitas pelatihan dan bantuan dalam hal pengelolaan peternakan yang lebih efektif. Dukungan dari BAZNAS memungkinkan peternak seperti Pak Taofik untuk memperoleh hasil yang optimal dalam pengelolaan pakan dan ternak.
Dengan adanya program ini, para peternak di Desa Tanjung diharapkan dapat terus meningkatkan kualitas dan kuantitas produk ternak mereka, yang pada gilirannya dapat meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat setempat.
BERITA08/03/2025 | Kontributor: Marie Muhammad Wildan Editor: YMK
Raim Laode Ajak Masyarakat Berbagi Bersama BAZNAS di Bulan Suci
BAZNAS RI menggandeng musisi sekaligus komedian Raim Laode untuk mengajak masyarakat menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS. Kampanye ini bertujuan untuk mengajak seluruh lapisan masyarakat merasakan kebahagiaan berbagi di bulan suci Ramadhan.
“Halo sahabat BAZNAS, Raim Laode di sini mau mengajak kepada teman-teman semua untuk merasakan indahnya berbagi, apalagi di bulan yang sangat suci ini. Teman-teman bisa berzakat dan bersedekah di BAZNAS,” ujar Raim Laode.
Raim juga menyoroti kemudahan berzakat di era digital, yang memungkinkan masyarakat menunaikan zakat secara praktis. “Caranya sangat gampang, silakan kunjungi www.baznas.go.id, langsung, seluruh informasi soal zakat, infak, dan sedekah ada di sana,” kata dia.
Dengan ciri khasnya, Raim turut menyampaikan pesan ringan namun sarat makna untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berzakat. “Percuma ganteng, kalau tidak bayar zakat,” ucapnya dengan senyum khasnya.
Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan, Rizaludin Kurniawan, M.Si., CFRM, menyambut baik keterlibatan Raim Laode dalam kampanye Ramadhan ini. “Kami mengapresiasi peran serta Raim Laode dalam menyebarkan pesan kebaikan. Kehadiran figur publik seperti Raim tentu memiliki dampak positif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menunaikan zakat,” ujar Rizaludin dalam keterangan tertulis di Jakarta, baru-baru ini.
Menurut Rizaludin, zakat memiliki peran strategis dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama bagi mereka yang membutuhkan. “Dengan berzakat, masyarakat tidak hanya menjalankan kewajiban sebagai muslim, tetapi juga turut membantu saudara-saudara kita yang kurang beruntung,” tambahnya.
BAZNAS terus berupaya mempermudah masyarakat dalam menyalurkan zakat, infak, dan sedekah. “Kami telah menyediakan berbagai kanal pembayaran digital yang memudahkan muzaki dalam menunaikan kewajibannya dengan aman dan nyaman,” jelas Rizaludin.
Selain itu, BAZNAS juga menyalurkan zakat ke berbagai program pemberdayaan ekonomi dan sosial. “Zakat yang ditunaikan melalui BAZNAS akan disalurkan kepada mereka yang berhak, mulai dari program bantuan pangan, pendidikan, kesehatan, hingga pemberdayaan ekonomi mustahik,” kata Rizaludin.
Sebagai lembaga resmi pengelola zakat di Indonesia, BAZNAS menjamin transparansi dan akuntabilitas dalam setiap programnya. “Kami berkomitmen untuk menyalurkan dana zakat dengan amanah dan profesional, sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat luas,” ucap Rizaludin.
Tunaikan Zakat Infak dan Sedekah Anda Melalui BAZNAS Provinsi Sumatera Selatan melalui sumsel.baznas.go.id atau berkahzakat.id
BERITA06/03/2025 | Kontributor: Nadia Nur Fadilah Editor: YMK
Zakat sebagai Pilar Penguatan Ekonomi dan Kesejahteraan Masyarakat
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) terus berupaya memperkuat peran zakat dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mengentaskan kemiskinan. Langkah ini sekaligus mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) di Indonesia melalui berbagai program pemberdayaan umat.
Komitmen ini disampaikan dalam Pengajian BAZNAS Selasa Pagi bertema “Peran Perzakatan Nasional Dalam Mencapai Sustainable Development Goals,” yang baru-baru ini diselenggarakan oleh Pusdiklat BAZNAS RI dan disiarkan melalui kanal YouTube BAZNAS TV. Acara ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, termasuk Pimpinan BAZNAS RI, akademisi, serta perwakilan dari Bank Indonesia.
Pimpinan BAZNAS RI Bidang Transformasi Digital Nasional, Prof. Ir. Nadratuzzaman Hosen, MS., M.Ec, Ph.D., menegaskan bahwa zakat memiliki dampak nyata dalam mendorong kesejahteraan masyarakat.
“BAZNAS hadir untuk memberikan semangat kepada kita semua bahwa benar kalau perzakatan ini memberikan kontribusi. Dan kita tahu bahwa kegiatan BAZNAS di seluruh Indonesia telah banyak memberikan perhatian terhadap pengentasan kemiskinan dan tujuan pembangunan berkelanjutan lainnya,” ujar Nadratuzzaman.
Sementara itu, Direktur Eksekutif Bank Indonesia, Dadang Muljawan, Ph.D., menyoroti peran zakat dalam sistem ekonomi dan bagaimana instrumen ini dapat berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan.
“Jadi zakat dan wakaf ini adalah bentuk belanja. Proses belanja dalam ekonomi itu sederhana, ada belanja untuk konsumsi, ada belanja untuk investasi, ada juga untuk saving. Selain itu, ada juga belanja dengan nilai religius, dan itu memberikan impact ekonomi yang luar biasa,” ungkapnya.
Dadang menambahkan bahwa zakat bukan hanya bagian dari sistem ekonomi modern, tetapi juga memiliki potensi besar dalam meningkatkan kesejahteraan sosial jika dikelola secara inovatif dan berbasis teknologi.
BAZNAS sendiri telah menjalankan berbagai program yang mendukung SDGs, seperti Beasiswa BAZNAS, Bank Makanan, penyediaan akses air bersih dan sanitasi, pemberdayaan ekonomi, BAZNAS Tanggap Bencana, serta layanan kesehatan. Dengan pendekatan yang semakin modern dan berbasis kolaborasi, BAZNAS berharap zakat dapat terus menjadi solusi bagi berbagai tantangan sosial dan ekonomi di Indonesia.
BERITA05/03/2025 | Kontributor : Fikri Editor : NOV
Wan RIta Binaan ZCD Basznas yang Terus Berinovasi Manfaatkan Bahan Baku Mudah di Dapat
Pelaku UMKM dari Kelompok TAHFIZ Zakat Community Development (ZCD) binaar Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) bernama Wan Rita berdomisili di Desa Tarempa Selatan, Kecamatan Siantan, Kabupaten Kepulauan Anambas, Kepulauan Riau dikenal luas sebagai sosok yang penuh semangat dan kreatif dalam mengelola usahanya.
Wan Rita memulai usahanya dengan memproduksi rendang tongkol yang sangat diminati oleh masyarakat setempat. Namun, seiring berjalannya waktu, ketersediaan bahan baku yang semakin sulit didapatkan memaksanya untuk beralih ke produk makanan lain, termasuk berbagai jenis kue dan nasi kebuli.
Saat ini ia mampu memproduksi nasi kebuli dengan ukuran besar yang dihargai Rp 50 ribu dan ukuran sedang seharga Rp 40 ribu per porsinya.
Wan Rita dengan bijak memilih untuk memproduksi makanan yang bahan bakunya lebih mudah didapatkan. Ia berharap musim angin kencang yang saat ini melanda daerahnya segera berakhir, sehingga ketersediaan bahan baku kembali normal dan harga menjadi lebih stabil. Selain itu, Ibu Wan Rita juga telah berkomunikasi dengan pendamping program ZCD untuk mencari solusi terkait kelangkaan santan dan bahan lainnya, agar produksinya dapat kembali berjalan lancar seperti sebelumnya.
Ke depannya, Wan Rita berharap dapat terus mempertahankan kualitas produk dan meningkatkan kapasitas produksinya, sehingga bisa terus memberikan manfaat bagi keluarga dan masyarakat.
Sementara itu, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistrubusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan, MA, memberikan apresiasi terhadap ketangguhan dan kreativitas Ibu Wan Rita dalam menjalankan usaha di tengah tantangan yang ada.
"Wan Rita adalah contoh nyata bagaimana ketekunan dan inovasi dapat membantu seorang pelaku UMKM untuk bertahan dan berkembang meskipun menghadapi berbagai kendala. Kami di BAZNAS terus mendukung dan memfasilitasi para pelaku UMKM di bawah program ZCD agar mereka dapat terus tumbuh dan memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar,” ujar Saidah Sakwan.
BERITA04/03/2025 | Kontributor: Marie Muhammad Wildan Editor: ayu
BAZNAS Dukung Mustahik Getas dalam Pengelolaan Peternakan
Bapak Wagiman dan Bapak Romli, anggota kelompok Balai Ternak di Desa Getas, Kecamatan Playen, Kabupaten Gunungkidul, menunjukkan dedikasi tinggi dalam merawat ternak kelompok. Dukungan dari BAZNAS membantu mereka menjaga kesejahteraan hewan dengan penuh tanggung jawab.
Dalam kesehariannya, mereka rutin mencacah hijauan sebagai pakan ternak. Proses ini dilakukan dengan teliti untuk memastikan ternak mendapatkan asupan gizi yang baik. Selain itu, mereka juga menjaga kebersihan kandang agar ternak tetap sehat dan terhindar dari penyakit.
Bagi para mustahik seperti Bapak Wagiman dan Bapak Romli, peternakan bukan sekadar mata pencaharian, tetapi juga bentuk amanah yang harus dijaga. Dengan ketekunan dan kerja keras, mereka berupaya meningkatkan kesejahteraan melalui program pemberdayaan yang difasilitasi oleh BAZNAS.
Upaya mereka membuktikan bahwa dengan pendampingan yang tepat, mustahik mampu mandiri dan berkontribusi terhadap perekonomian lokal. Program peternakan di Getas diharapkan terus berkembang, membawa manfaat bagi lebih banyak penerima manfaat di masa depan.
BERITA03/03/2025 | Kontributor: Azra Salsabila Editor: YMK
BAZNAS Dukung Petani Anjir Pasar Budidayakan Padi Lokal di Lahan Pasang Surut
Dayah, petani binaan BAZNAS di Desa Anjir Pasar Kota II, Kecamatan Anjir Pasar, Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan, aktif mengembangkan varietas padi lokal Siam Runtai. Bersama puluhan petani lainnya, ia memanfaatkan lahan pasang surut untuk meningkatkan hasil pertanian.
Proses budidaya dilakukan dengan teknik tradisional yang telah diwariskan turun-temurun. Metode ini dinilai efektif dalam menjaga keseimbangan ekosistem dan memastikan hasil panen tetap optimal meskipun di lahan yang memiliki kadar air fluktuatif.
Program pemberdayaan petani yang dijalankan BAZNAS memberikan pendampingan serta pelatihan agar petani lebih mandiri dan produktif. Selain itu, program ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan petani melalui pertanian berkelanjutan berbasis kearifan lokal.
Dengan dukungan BAZNAS, petani di Anjir Pasar dapat terus mengembangkan pertanian padi lokal, memperkuat ketahanan pangan, dan meningkatkan taraf hidup mereka secara mandiri.
BERITA02/03/2025 | Kontributor: Izar Editor: NOV
BAZNAS RI Cetak Fundraiser Profesional Lewat Program FDP
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pengelolaan zakat dengan menggelar wisuda bagi 36 peserta Fundraising Development Program (FDP). Program ini bertujuan mencetak fundraiser profesional yang siap menghadapi tantangan pengelolaan zakat di era modern.
FDP merupakan pelatihan intensif yang dirancang untuk memperkuat kompetensi para amil dalam bidang penghimpunan zakat. Program ini diikuti oleh peserta dari BAZNAS pusat, provinsi, serta kabupaten/kota se-Indonesia dan telah berlangsung selama beberapa waktu lalu.
Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menegaskan pentingnya peran amil dalam memperkuat ekosistem zakat di Indonesia.
"36 wisudawan yang saya banggakan, Anda adalah amil-amil pilihan yang telah menunjukkan dedikasi dan kesungguhan dalam mendalami aspek fundraising zakat modern. Ilmu yang Anda peroleh adalah amanah yang harus diimplementasikan di institusi masing-masing," ujar Kiai Noor.
Lebih lanjut, ia menyoroti tantangan baru dalam penghimpunan zakat, terutama dengan semakin kritisnya para muzaki yang menuntut profesionalitas dan transparansi.
Di kesempatan yang sama, Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kemenag RI, Prof. Dr. Waryono Abdul Ghofur, memberikan apresiasi terhadap inisiatif BAZNAS dalam menyelenggarakan FDP.
"Saya terus terang bangga dan menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS yang telah memiliki program FDP, program ini luar biasa karena kami di Kemenag ketika menyusun regulasi pun harapannya adalah amil-amilnya betul-betul kompeten dan profesional," ungkapnya.
Salah satu wisudawan terbaik, Kunti Zulva Russdiana Dewi, juga mengungkapkan rasa syukurnya atas kesempatan mengikuti FDP.
"FDP membuka wawasan kami tentang pentingnya integritas, inovasi, dan kepemimpinan dalam penghimpunan zakat. Kami siap untuk mengimplementasikan ilmu ini di daerah masing-masing," ujarnya.
Wisuda ini dihadiri oleh jajaran pimpinan BAZNAS RI serta tokoh-tokoh yang berperan dalam pengelolaan zakat nasional. Dengan adanya program seperti FDP, diharapkan para amil dapat semakin profesional dalam mengelola zakat dan memperluas manfaatnya bagi masyarakat.
BERITA01/03/2025 | Kontributor: Fikri Editor: YMK

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Prov. Sumatera Selatan.
Lihat Daftar Rekening →