Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Sumsel akhirnya memberangkatkan Alqatiri (8 th) penderita penyakit jantung bocor anak ke-4 dari pasangan Hasan Basri (42) dan Nurmiyati (35) ke Jakarta menuju RS Jantung Nasional Harapan untuk untuk pengobatan yang lebih intensif, Alqatiri (8 th) beserta kedua orang tua didampingi oleh Staf Baznas Hendra Praja dan Supriyadi berangkat ke Jakarta mengunakan pesawat pada Selasa (26/3).
 
Ketua Baznas Prov. Sumsel Drs. H. Najib Haitami, MM, saat dikonfirmasi di kantornya Selasa (26/3) membenarkan bahwa Baznas Sumsel telah memberangkatkan Alqatiri (8 th) penderita penyakit jantung bocor ke Jakarta berdasarkan rujukan Dokter yang menanganinya atau yang merawatnya menyarankan untuk dilakukan Operasi dirujuk rumah sakit Harapan Kita Jakarta.

2855

1000 Tas untuk Santri Tahfidz

"Dan barang apa saja yang kamu nafkahkan,  maka Allah akan menggantinya dan dia lah pemberi rezeki yang sebaik-baiknya" (QS. Saba': 39)

Baznas Prov. Sumatera Selatan mempunyai program  Binaan Santri Tahfidz Penghafal Alquran
Menjelang bulan Ramadhan ini kami ingin berbagi kebahagiaan dengan para santri  dengan mengadakan kegiatan Buka Bersama dan Berbagi Tas kepada para Santri Tahfidz

We care we share,  ingin berbagi dengan para santri penghapal Al-Quran? Yuk kirim donasi mu melalui https://kitabisa.com/seributassantri
Atau bisa langsung ke no. Rekening Baznas  Provinsi Sumatera Selatan :
šŸ›‘ Bank Sumsel Babel (801 01 07006)
šŸ›‘ BNI Syariah (009 2838 160)
šŸ›‘ Bank Muamalat (36 4000 2045)

Hubungi kontak berikut:
08127150050


#Zakat Tumbuh Bermanfaat
#kuatkarenazakat

8825

Gubernur Sumatera Selatan resmi melakukan penyerahan zakat kepada Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Sumsel yang diiringi dengan penyerahan zakat oleh seluruh pejabat dilingkungan Pemerintah Provinsi Sumsel. Pelaksanaan pembayaran zakat Gubernur Sumsel dan jajaran diselenggarakan oleh BAZNAS SUMSEL di Griya Agung Palembang, Kamis (31/5).

Acara Gubernur Berzakat dengan tema "Keteladanan Pemimpin dalam ber Zakat" dirangkai dengan penandatanganan MoU dan PKS antara BAZNAS dan BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan tentang iuran BPJS Kesehatan bagi fakir dan miskin serta iuran BPJS Ketenagakerjaan bagi pekerja rentan.

Gubernur Sumsel Alex Noerdin mengatakan, bahwa potensi zakat di Sumatera Selatan mencapai Rp2 triliun, tetapi yang baru terhimpun di BAZNAS SUMSEL baru sekitar Rp70 milyar.

“Bukan umat kita tidak membayar zakat, tapi mereka membayar zakat di berbagai tempat. Seandainya patuh pada Undang - Undang No. 23 Tahun 2011 dengan membayar hanya di BAZNAS. Kan besar sekali potensi Rp2 triliun itu. Dana itu bisa digunakan untuk membantu seluruh rakyat miskin Sumsel membayar BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan,” jelasnya.

Ia juga mengimbau kepada masyarakat Sumsel untuk membayar zakat di BAZNAS agar dana tersalurkan tepat sasaran.

“Saya mengimbau, ayo seluruh warga muslim Sumsel, bayarlah zakat di BAZNAS untuk kepentingan umat dan untuk kepentingan kita semua,” ajak mantan Bupati Musi Banyuasin ini.

Ketua BAZNAS Provinsi Sumsel, Najib Haitami mengatakan, kegiatan ini sudah ada edaran dari Presiden. Pada hari Senin, 28 Mei 2018 Presiden sudah menyerahkan zakatnya kepada BAZNAS RI dan diikuti oleh seluruh menteri.

“Ini zakat mal, zakat yang terkumpul selama satu tahun dari tabungan dan emas yang tersimpan, kemudian dihargakan dengan harga sekarang. Maka 2,5% dari harga tersebut diserahkan zakatnya pada hari ini. Mereka yang berzakat di BAZNAS tidak hanya pegawai pemerintahan tapi juga orang kaya dan individu. Jumlahnya pun meningkat setiap tahun,” ujar Najib Haitami.

Di samping itu, BAZNAS juga telah mengadakan MoU dengan BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan untuk menyalurkan dana zakatnya.

“Jadi nanti kalau ada masyarakat yang tidak mampu untuk berobat, kita buatkan kartu BPJS Kesehatan dan kita bayarkan agar mereka berobat gratis, begitu juga dengan tenaga kerja yang tidak mampu,” katanya.

Sehubungan dengan BPJS, Plh Kepala Cabang BPJS Kesehatan Cabang Palembang, Andi Ashar menjelaskan Perjanjian Kerja Sama (PKS) pihaknya dengan BAZNAS Sumsel untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Jadi ini menindaklanjuti MoU tahun sebelumnya dimana dari BAZNAS mendaftarkan mustahik yang tidak mampu dan fakir miskin ke dalam program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). BAZNAS telah mendaftarakan 118 peserta/mustahik ke dalam program JKN. Mereka akan mendapat manfaat dari program tersebut berupa BPJS Kesehatan dan Kartu Indonesia Sehat (KIS) baik dari tingkat pertama maupun rujukan,” terang Andi.

                

7243

(11 Mei 2018) - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Sumatera Selatan tidak hanya mengumpulkan dana Zakat, Infaq dan Shadaqah tetapi ikut berupaya mencerdaskan  anak bangsa, salah satunya melalui kepedulian terhadap pendidikan generasi muda. Belum lama ini tepatnya bulan Maret dan April diadakan seleksi terhadap 13 peserta yang akan dibiayai untuk melanjutkan pendidikan ke SMP Cendekia BAZNAS di Bogor.

“Hasilnya ada dua yang lulus atas nama Alif Muhammad Rizan dan Early Nayla Putri yang mendapatkan full beasiswa dari BAZNAS,” kata Ketua BAZNAS Prov.Sumsel Drs. H. Najib Haitami, MM didampingi staf Humas, Hendra, kemarin.

Ditegaskannya seleksi untuk mencari penerima beasiswa ini sangat ketat. Awalnya BAZNAS membuka penerimaan siswa baru SMP Cendekia. Lalu, para peserta mendaftarkan diri. Setelah itu ada seleksi. Mulai dari seleksi administrasi, tertulis, psikotes, wawancara hingga verifikasi faktual dengan datang langsung ke kediaman peserta,”bebernya.

Nah, Alif dan Early yang lulus dinilai sebagai yang paling layak untuk mendapatkan beasiswa dari BAZNAS. “Yang satu merupakan anak yatim dan satu nya lagi anak tukang ojek. Mereka bisa mengaji karena itu memang jadi salah satu syarat,” tutur Najib.

Kedua pelajar ini akan menuntut ilmu di SMP Cendekia dengan pembiayaan penuh hingga tamat dengan dana zakat yang dikumpulkan BAZNAS, “Jika keduanya berprestasi maka beasiswa ini akan dilanjutkan hingga ke bangku Perguruan Tinggi,” tandasnya.

765

     BAZNAS Prov. sumsel maenyalurkan bantuan kesehatan untuk para mustahik Fakir Miskin yang bekerjasama dengan DINKES Sumsel dan DINKES Banyuasin melalui program “SUMSEL SEHAT” untuk pembangunan jamban bagi para mustahik di desa Banyuasin.

 

       BAZNAS prov. Sumsel menyalurkan bantuan sebesar Rp. 141.387.000,- untuk 102 unit pembuangan pembuangan air sehat (jamban) ke Dinas Kesehatan Kab. Banyuasin dan diterima langsung oleh Basarul selaku Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat DINKES Banyuasin Basarul mengatakan bahwa 75 persen wilayah Kabupaten Banyuasin adalah perairan, selain itu faktor kemiskinan, rendahnya kesadaran masyarakat untuk mengelola limbah cair rumah tangganya ke tangki saptic untuk mengakses jamban yang sehat masih sulit karena warga Banyuasin lebih memilih membuang tinja ke tempat seperti sungai, sawah, selokan, lubang galian terbuka dan lainnya. “Karena keterbatasan dana membangun MCK di rumah masing – masing makanya membuang tinja di sembarang tempat,” ujarnya.

     Salah satu yang efektif untuk mengatasi masalah tersebut dengan sistem Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM). Namun kenyataannya, sebagian masyarakat belum mampu untuk membangun jamban sehat secara swadaya. Maka untuk mencapai akses sanitasi diperlukan sarana fisik bagi masyarakat yang benar – benar tidak mampu maka dari itu dinas kesejatan bekerjasama dengan BAZNAS Prov. Sumsel untuk membantu mustahik tersebut.

6430

 

PENDAFTARAN BEASISWA SMP CENDEKIA BAZNAS
Telah Dibuka:
Link Pendaftaran Online : http://bit.ly/RegisterSCB 

Sekolah inklusi tingkat SMP, bebas biaya dan berasrama untuk putra-putri terbaik Indonesia, yang berada di bawah pengelolaan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS)

SMP Cendekia BAZNAS membuka pendaftaran calon siswa baru Angkatan II tahun ajaran 2018/2019. Masa pendaftaran dimulai 1 Januari s/d 26 Januari 2018

Persyaratan dan teknis pendaftaran klik : 
https://www.cendekiabaznas.sch.id/penerimaan-siswa-baru-sekolah-cendekia-baznas/
 
Kontak Pendaftaran
Panitia Seleksi Penerimaan Siswa Baru SMP Cendekia BAZNAS


šŸŒŽwww.cendekiabaznas.sch.id
www.sumsel.baznas.go.id
āœ‰ Email : baznasprov.sumsel@baznas.go.id
šŸ“ž Telp. 0711 360 966
šŸ“± 0852 795 888 06 (Supriyadi)/ 0812 5196 5551 (taufik) / 0852 67277644 (fitri)

999

Kepedulian Gubernur Sumatera Selatan (SumSel) Alex Noerdin terhadap peningkatan zakat mendapat penghargaan dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS).


Penghargaan tersebut diterima Gubernur Alex Noerdin, Jumat (15/12) di asrama haji Sumsel. dari BAZNA. Orang nomor satu di Sumsel tersebut menerima BAZNAZ Award 2017 untuk kategori penghargaan khusus Gubernur Pendukung Kebangkitan Zakat yang diserahkan Wakil Ketua BAZNAS Emmy Hamidiyah.

Gubernur Sumatera Selatan H Alex Noerdin mendapatkan penghargaan sebagai Gubernur Pendukung Kebangkitan Zakat dalam program Baznas Award 2017.

 

"Alhamdulillah hari ini usaha kita berbuah manis. Alex menambahkan apa yang telah dilakukannya memang sudah menjadi kewajibannya sebagai kepala daerah.

 

Baznas memberikan penghargaan bagi pegiat zakat yang dinilai mendukung kebangkitan zakat nasional.

2417

Kemarin hari senin tanggal 13/11/2017 TIM BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Prov. SUMSEL yang di wakili Wakil Ketua II Bag. Pendistribusian Idham, S.Ag menyerahkan bantuan baju bekas layak pakai untuk warga yang terkena musibah dan uang santunan untuk keluarga korban bencana tersebut untuk mengurangi beban penduduk setempat.

Idham, S.Ag mengatakan bantuan ini sebagai bentuk  kepedulian dari BAZNAS Prov. SUMSEL untuk membantu mengurangi beban masyarakat yang terkena musibah dan juga beliau meminta masyarakat yang tertimpa musibah harap bersabar karena musibah merupakan ujian yang harus dihadapi dan diterima dan pasti ada hikmahnya.

Musibah tanah longsor yang di awali hujan deras menyebabkan bencana longsor dan banjir bandang di Kecamatan Sungai Are Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan Provinsi Sumatera Selatan pada Kamis (9/11/2017).

Sebanyak enam orang warga Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan, Sumatera Selatan meninggal dunia dan empat orang luka-luka akibat bencana alam tanah longsor yang terjadi di wilayah itu . Longsor ini merupakan dampak dari tingginya intensitas hujan sejak dua hari terakhir.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) OKU Selatan Doni Agusta mengatakan, tingginya intensitas hujan sejak pukul 14.00 WIB menyebabkan tanah longsor yang menimbun rumah Hatam (70) warga Desa Cokohnau Kecamatan Sungai Are hingga meninggal dunia. "Sedangkan istri korban Satam (55) serta menantunya Zulkardi (28) mengalami luka berat karena saat terjadi longsor berada di dalam rumah," katanya.

Selanjutnya kata dia, bencana longsor susulan terjadi sekitar pukul 20.00 WIB di Desa Sedau Jaya. Longsor menimbun satu rumah warga yang dihuni tujuh orang tersebut. Lima di antaranya meninggal dunia atas nama Riswandi (40) beserta istrinya Susmita (35) serta ketiga anaknya Angga (7), Rifki  (4) dan Alex (9).

"Sedangkan dua anak korban lainnya yaitu Iprianto (20) dan Juwita (12) mengalami luka ringan hingga menjalani perawatan di puskesmas terdekat ," jelasnya.

1927

Tak hanya membantu modal usaha katering melalui program SUMSEL Makmur. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Sumsel melalui program Sumsel Sehat memberikan bantuan dengan menanggung biaya angsuran BPJS Keluarga Dimas yang di vonis mengidap kanker jinak selama satu tahun.

Wakil ketua II BAZNAS Sumsel Idham S.Ag didampingi Wakil Ketua III Drs. H. Ardi Husin mengungkapkan, pihaknya sangat prihatin dengan kondisi Dimas. Karena itu, dengan cepat tim langsung mendatangi keluarga Dimas untuk memberikan bantuan modal usaha kepada keluarganya dan BPJS Kesehatan kelas 2 untuk Dimas. “Dia kan akan melakukan operasi di Jakarta. Jadi sangat penting sekali untuk berobat,” terangnya kemarin.

Sebenarnya bantuan untuk penderita tumor jinak baru pertama kali dilakukan dan saat ini pihaknya juga sudah bekerja sama dengan BPJS Kesehatan untuk membantu 500 peserta BPJS Kelas 3 dari keluarga kurang mampu yang belum ditanggung pemerintah.

“Mudah-mudahan dengan cara ini nantinya dapat menggugah masyarakat menyalurkan bantuannya kepada Dimas melalui BAZNAS Sumsel, baik itu infak sayaq maupun infaq muqayat karena Dimas masih membutuhkan biaya operasi di Jakarta,” lanjutnya.

Titin, ibu Dimas, berterima kasih atas bantuan tersebut. ‘Sudah sejak lahir Dimas mengalami kanker jinak dan sudah sembilan kali menjalani operasi. Untuk pengobatannya selama ini kami mengandalkan hasil jualan katering di pasar 16 ilir,” tandasnya.

452

Sedikitnya 23 Kepala Keluarga (KK) kehilangan tempat tinggalnya paska kebakaran hebat yang melanda pemukiman padat penduduk tepatnya di GG Kejutan dan GG Teratai RT 32, Rw 06 Kelurahan Kemang Agung, Kertapati Palembang, Jum’at (09/6).

Untuk mengurangi beban penduduk setempat BAZNAS SUMSEL yang di wakili Ketua BAZNAS Drs. H. Najib Haitami, MM menyerahkan bantuan satu set kompor gas untuk membantu para korban kebakaran tersebut.

Ketua BAZNAS Drs. H. Najib Haitami, MM mengatakan bantuan ini sebagai bentuk  kepedulian dari BAZNAS untuk membantu mengurangi beban musibah yang menimpa warga tersebut. Ketua BAZNAS Drs. H. Najib Haitami, MM, meminta masyarakat yang tertimpa musibah harap bersabar karena musibah merupakan ujian yang harus dihadapi dan diterima.

“Di balik musibah pasti ada hikmahnya, oleh karenanya kepada korban kebakaran yang telah tidak ada tempat tinggal, mohon banyak bersabar. Terkait bantuan semoga bermanfaat dan jangan dilihat dari nilainya, tetapi terimalah sebagai bentuk kepedulian kami,” ujarnya, Jum’at (09/6).

Seperti diketahui, sebanyak 24 rumah di  GG Kejutan dan GG Teratai RT 32, Rw 06 Kelurahan Kemang Agung, Kertapati Palembang, ludes dilalap si jago merah. Dalam musibah yang terjadi Jum’at (19/5) pagi itu, sebanyak 23 KK kehilangan tempat tinggal dan Beruntung 90 jiwa yang menghuni rumah itu bisa selamat dari kobaran api.

 

 

 

5519

Hak Cipta © 2017 BAZNAS SUMSEL
Design By IT BAZNAS Sumsel